Perbandingan Biaya Operasional Mobil Listrik vs Bensin di Indonesia

Banyak calon pembeli mobil listrik yang masih ragu soal biaya operasional. Mari kita bandingkan secara detail biaya menjalankan mobil listrik vs bensin di Indonesia.
Biaya Energi/BBM Mobil listrik seperti Suzuki e VITARA membutuhkan sekitar 15-18 kWh per 100 km. Dengan tarif listrik rumah tangga sekitar Rp 1.500/kWh, biaya per km hanya sekitar Rp 225-270. Bandingkan dengan mobil bensin yang mengonsumsi 8-10 liter per 100 km dengan harga Pertalite Rp 10.000/liter, biaya per km mencapai Rp 800-1.000.
Biaya Perawatan Mobil listrik memiliki komponen bergerak yang jauh lebih sedikit. Tidak ada oli mesin, filter oli, busi, atau timing belt yang perlu diganti. Biaya servis berkala mobil listrik bisa 40-60% lebih rendah dibanding mobil bensin.
Pajak dan Insentif Pemerintah Indonesia memberikan insentif pajak untuk kendaraan listrik, termasuk pembebasan PPnBM dan pengurangan PKB. Ini membuat biaya kepemilikan tahunan lebih ringan.
Total Cost of Ownership Dalam jangka 5 tahun dengan pemakaian rata-rata 15.000 km per tahun, total penghematan menggunakan mobil listrik bisa mencapai Rp 30-50 juta dibanding mobil bensin sejenis.
Dengan perhitungan ini, beralih ke mobil listrik bukan hanya keputusan ramah lingkungan, tapi juga keputusan finansial yang cerdas.